Wednesday, June 30, 2010

Life wasn't something to waste

Hidup bukanlha sesuatu yang perlu disia-siakan. Terkadang bagi beberapa orang keinginan untuk mengakhiri hidup dirasakan menjadi suatu pilihan yang mutlak merupakan jalan keluar.

Kembali saya mengingatkan peribahasa saya. Melihat responder dari kalangan blogger, membuat saya semakin yakin bahwa didunia ini seluruh manusia pasti memiliki pemikiran yang negatif mengenai dirinya sendiri. Namun, mengenai cara untuk mengatasi pemikiran negatif tersebut tetap kembali kepada pribadi masing-masing.

Ada yang memiliki mental yang kuat, sehingga bisa menjalani hidup mereka dengan membuang segala pemikiran negatif menjadi selalu berpikiran positif dalam segala hal. Ada juga yang sebaliknya, dimana mental mereka terbilang tidak terlalu kuat. Sehingga rata-rata mereka memilih berdiam diri, tidak ingin berbagi masalahnya kepada orang lain. Sehingga orang yang seperti ini cenderung mengalami
depresi yang berujung pada keinginan-untuk-mengakhiri-hidup

Beberapa contoh nyata hal-hal seperti ini bisa kita lihat pada kehidupan sehari-hari dikoran-koran dalam kota. Rata-rata orang yang mengakhiri hidupnya adalah orang yang tidak ceria dalam arti mereka yang suka menyendiri.

Jadi, tidak ada salahnya bila kita memiliki sebuah tempat meluapkan perasaan kita dikala kita tengah mengalami kegundahan. Karena dengan kita meluapkan perasaan yang berkecamuk itu, secara otomatis beban yang ada dalam pikiran kita berangsur-angsur menghilang

Tuesday, June 29, 2010

The World is Big enough For The Whole of Your dream

Yap, dunia ini cukup besar, atau bahkan bisa dibilang sangat besar untuk segala impian yang kita miliki.
Satu hal yang pasti, jangan pernah menyerah dengan segala mimpi yang kita miliki.
Teruslah berusaha untuk meraih mimpi kita dengan segala tekat dan usaha yang kita miliki.
Karena seperti Peribahasa yang baru-baru ini saya buat.

Setiap individu
pasti memiliki sebuah nilai lebih. Jadi, jangan pernah merasa minder dengan segala yang anda miliki.
Anda pasti memiliki sebuah kemampuan yang lebih dibandingkan dengan orang lain. Terlebih lagi jika anda menggunakan nilai lebih tersebut dalam meraih impian anda.
Pasti segala impian yang anda ingin raih dapat tercapai.

Jangan pernah berhenti untuk berusaha totalitas didalam meraih impian anda.

Btw, jangan lupa mengikuti kontes yang diadakan oleh pakDe

Salam

Sikap dan Perilaku Proaktif

Lagi-lagi masalah kuliahan neh. Kali ini masalah kuliahan sikap dan perilaku proaktifEtika Profesi, disuruh buat sebuah bahan presentasi dengan tema Sikap dan Perilaku Proaktif

Bagi mereka yang mungkin kebagian tugas seperti ini juga, ga ada salahnya saya coba berbagi =)

Sikap dan perilaku Proaktif
Pengertian proaktif
Sikap proaktif artinya sikap yang selalu melihat ke depan. Proaktif bukan hanya sekedar aktif, namun mampu melihat ke depan dan berpikir apa yang bisa ia lakukan.

Proaktif lebih mengarah kepada tindakan (action), berbeda dengan tindakan yang selalu mengeluh akan keadaan yang disebut dengan reaktif.

Pengertian reaktif
Reaktif adalah sikap seseorang yang bereaksi negatif terhadap lingkungannya. Mereka berasumsi kalau ia adalah korban dari lingkungan sekitar. Korban dari keluarga, teman, sekolah/universitas, kantor / tempat kerja, dsb

Mengetahui bahwa ia adalah korban lingkungan, ia pun mengambil langkah reaktif, yaitu tidak berbuat apa-apa dan hanya mengeluh saja. Istilah lain dari tindakan ini adalah membiarkan lingkungan yang mengambil ahli kehidupan kita

Ciri Ciri orang Reaktif
Orang dengan ciri-ciri seperti ini cenderung menyalahkan sekitar mereka.
Sebagai contoh, misalnya cuaca sedang buruk atau hujan. Kinerja kerja mereka secara otomatis akan menjadi buruk juga, dengan alasan cuaca membuat mereka jadi malas untuk bertindak

Orang-orang Reaktif cenderung digerakkan oleh perasaan, kondisi, dan lingkungan mereka

Mereka cenderung mengeluh daripada bertindak. Contoh keluhan mereka :
- Memang begitulah saya, ini memang takdir hidup saya
- Aduh, koq hasilnya seperti ini sich, coba saya ambil kemarin
- Saya tidak punya waktu untuk melakukan hal itu
- Seandainya saya punya pacar yang lebih sabar
- Seandainya saya dilahirkan dilingkungan orang kaya

Mencegah Tindakan reaktif
Hal yang paling penting untuk mencegah tindakan reaktif adalah bersikap Proaktif. Manusia tidak perlu menyalahkan lingkungan sekitar atas hal-hal yang dialaminya. Karena manusia sendiri memiliki kemampuan untuk mengubah kondisi sekitarnya. Namun, kita juga perlu menyadari bahwa ada hal-hal yang mapu kita ubah, ada juga yang belum dapat kita ubah

Manusia Proaktif
Manusia yang proaktif selalu berpusat pada lingkaran pengaruh, dalam arti hidupnya selalu dipenuhi dengan ‘Menjadi’. Mereka jadi lebih sabar, jadi lebih bijaksana, jadi lebih penuh kasih, jadi pendengar yang baik
Pada dasarnya, manusia Proaktif tidak hanya berangan-angan atau peduli terhadap sesuatu. Mereka cenderung melakukan / mewujudkannya, berusaha untuk ‘Menjadi’ diperlukan inisiatif dan keinginan yang kuat

Ciri Ciri orang Proaktif
-Bertanggung jawab atas pilihan-pilihanya sendiri
-Berfikir sebelum bertindak
-Tidak mudah tersinggung
-Cepat mengambil keputusan saat terjadi sesuatu yang buruk
-Selalu mencari jalan untuk menjadikan segalanya terlaksana
-Fokus pada hal-hal yang bisa mereka ubah dan tidak mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah

Kepercayaan Proaktif
Pada orang-orang yang Proaktif, mereka percaya bahwa rintangan itu bukanlah sebuah hambatan, melainkan sebuah tantangan yang past memiliki solusi
Mereka yang proaktif membentuk rule of the game, bukannya mengikuti rule tersebut. Proaktif mendobrak sistem yang kaku dan sudah tidak sesuai lagi. Karena mereka yang proaktif bisa menyadari, apa yang bisa mereka ubah, dan apa yang belum bisa mereka ubah

Konsekuensi
Memang seorang yang proaktif bebas melakukan berbagai tindakan. Namun kita perlu menyadari, bahwa segala tindakan yang kita ambil memiliki konsekuensi yang harus kita hadapi mendatang

Hal ini ibarat seperti sebuah tongkat dengan masing-masing ujungnya adalah konsekuensi dan tindakan. Saat kita melakukan sebuah tindakan, secara otomatis kita harus menanggung segala konsekuensinya kelak

Dengan kata lain, bagaimana keadaan kita hari ini merupakan akibat dari keputusan yang kita ambil dihari kemarin. Bila seseorang menyadari telah mengangkat salah satu sisi tongkat yang salah,kita harus segera mengakuinya dengan sportif, lalu belajar dari kesalahan tersebut

Hal yang paling penting dari semua itu adalah kemampuan kita dalam mengambil semua konsekuensi yang ada. Lalu membuat sebuah komitmen pada diri sendiri, dan memenuhinya



Yap, isinya seperti itu, Semoga berguna bagi mereka yang ingin mengetahui pengertian dari Proaktif dan Reaktif

This Article was Created by Norland =) Sikap dan Perilaku Proaktif

Monday, June 28, 2010

Etika Berbusana

Kali ini saya ingin sedikit berbagi tugas kuliah dari Michael OnggoMichael Onggo untuk mata kuliah Etika profesi Berbusana yang baik dari kawan saya dengan Tema : Berbusana yang baik. Etika berbusana
Langsung aja, kurang lebih begini isi presentasi-nya.
terminology
Berbusana merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia.
Dalam arti luas busana merupakan segala sesuatu yang melekat pada diri seseorang mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Seseorang dikatakan berbusana dengan baik bila mengenakan busana yang serasi dengan perlengkapan yang dikenakannya dan sesuai pula dengan kesempatan dan waktu pemakaian.
Berbusana berkaitan dengan syarat kesopanan bagi masyarakat yang beradab ialah untuk memenuhi rasa kesusilaan. Hal ini didukung oleh adanya agama, adat istiadat, dan tata pergaulan, oleh karena itu dalam memilih busana selain mengikuti mode harus mempertimbangkan norma yang ada dimasyarakat. •
Berbusana menciptakan gambaran tentang siapa diri Anda, tentang karakter Anda, apalagi ketika orang lain masih miliki informasi yang minim tentang diri Anda.

Etika berbusana
1.Menutup Aurat Bagian Tubuh
Selalu menutup bagian tubuh ini karena jika tidak ditutup dapat memunculkan rangsangan kepada kaum laki – laki yang melihatnya.
2.Sesuai Dengan Tujuan, Situasi dan Kondisi lingkungan
Jika ingin sekolah gunakanlah pakaian seragam sekolah, bukan pakaian untuk tidur (piyama), renang, kerja, dan lain-lain. Apabila suhu di luar rumah sangat dingin, gunakanlah jaket yang tebal, bukan memakai pakaian tipis. •

3.Tampak Rapi, Bersih, Sehat, dan Ukurannya Pas
Pakaian yang dipakai sebaiknya pakaian yang telah dicuci bersih, disetrika rapi dan jika dipakai tidak kebesaran maupun kekecilan. Pakaian yang kotor merupakan sarang penyakit bagi kita diri sendiri maupun kepada oang lain yang ada di sekitarnya.
4.Tidak Mengganggu Orang Lain
Pakailah baju yang biasa saja tidak mengganggu akivitas maupun kenyamanan orang lain. Cth : menggunakan gaun wanita dengan ekor puluhan meter sangat tidak pantas jika kita gunakan di tempat seperti di bus umum.
5.Tidak Melanggar Hukum Negara dan Hukum Agama
Sebelum memakai pakaian ada baiknya kita mengingat hukum di dalam maupun di luar negeri. Hindari memakai pakaian yang bertentangan dengan adat istiadat, hukum budaya yang berlaku di tempat tersebut

Cara berbusana
Berbusana pada saat tidur
–Pakaian yang longgar
–Tidak mengganggu gerak tubuh
–Tidak cocok untuk dipakai diluar rumah
Cth : piyama, daster, babydoll

Berbusana pada saat kerja
Disesuaikan pada kondisi tempat instansi kerja

Berbusana pada saat rekreasi,piknik, jalan jalan
Model yang santai dan praktis
Cth : T-Shirt, jeans rok dsb

Berbusana pada saat menjenguk orang sakit, melayat, pergi ke pemakaman
Pilihlah busana bewarna agak gelap (hitam,abu – abu,biru tua, putih)
Model busana tidak menampilkan kemewahan

Tips dan trik
Tips dan trik berbusana untuk wanita
1.Gunakan blus berbahan katun dan tidak tembus pandang, berwarna terang atau putih.
2.Gunakan Blazer berwana gelap dan polos seperti hitam atau biru atau coklat, pas dibadan.
3.Rok maksimal 5 cm diatas lutut, tidak terlalu ketat.
4.Sepatu berwarna hitam atau gelap, model klasik, bertumit runcing dan nyaman saat digunakan.
5.Rambut rapi dan bersih, tidak berminyak, dan apabila di cat tidak menggunakan warna - warna highlight (warna menyolok). 6.Hindari penggunaan make up berlebihan dan terlalu tebal. Lipstik menggunakan warna natural disesuaikan dengan warna pakaian.
7.Hindari penggunaan aksesori berlebihan, dan menggunakan anting terlalu banyak dan besar.
8.Jangan menggunakan perhiasan terlalu berlebihan.

Tips dan trik berbusana untuk pria
1.Gunakan kaus kaki yang matching dengan sepatu dan celana panjang
2.Gunakan kaus kaki yang menutupi sebagian betis jika anda biasa memakai celana cingkrang
3.Kenakan kemeja yang pas di badan.
4.Kenakan kemeja yang nyaman Anda pakai.
5.Jaga kumis dan jenggot tetap rapi.
6.Kuku dipotong yang rapih dan bersih.

That's it, Etika berbusana tugas presentasi mata kuliah Etika Profesi, yang dibuat oleh Michael Onggo Michael Onggo

Bukan pemenang, Bukan juga pecundang

Peribahasa :
Sadar diri tak bisa menjadi pemenang, berusahalah untuk tidak menjadi yang terakhir



Makna / Arti :
Beberapa orang yang minder dengan kealdaan sekelilingnya selalu merasa dirinya adalah seorang pecundang. Mereka kerap kali tidak menyadari, bahwa tiap individu memiliki sebuah kelebihan masing-masing. Bila seseorang merasa tidak pantas berada dalam sebuah kelompok. Tunjukkanlah pada kelompok tersebut. Bahwa anda bukanlah seorang pecundang.
Anda tidak perlu berusaha sangat keras menjadi seorang pemenang dalam kelompok tersebut. Cukup menunjukkan pada sekeliling anda, bahwa anda memiliki sebuah nilai lebih dibandingkan dengan orang lain disekitar anda. =)


Mencoba untuk mengikuti event menarik, yang sepertinya unique. Event tersebut adalah Kontes Menulis Peribahasa. Sebuah event yang dibuat oleh Pak AbdulCholik atau biasa disebut / dipanggil pakDe

Goodluck untuk PakDe,

Sunday, June 27, 2010

Time Traveler

Time Traveler...
Beneran ada atau ga ya ?! Wah, sepertinya ini adalah pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab. Beberapa tahun yang lalu, forum-forum diskusi digemparkan dengan statement seorang user (TimeTravel_0) yang mengaku berasal dari masa depan, dengan nama John Titor.

Kedatangan John Titor ini ketahun 2000, dengan suatu misi ingin mengambil suatu produk IBM 5100. Kalau tidak salah, didalam produk IBM 5100 tersebut, ada sebuah komponen yang sangat dibutuhkan untuk mengoperasikan Unix.

Kembali ke diskusi yang terjadi diforum-forum pada akhir tahun 2000. Beberapa teori yang diungkapkan oleh John Titor mengenai mesin waktu, dikuatkan oleh beberapa ilmuwan. Bahwa teori-teori tersebut mungkin saja terjadi.

Selain membicarkaan mengenai teori-teori mesin waktu, John titor juga memberikan sedikit 'bocoran mengenai masa depan
. Prediksi masa depan yang paling membuat saya bingung adalah prediksi mengenai Perang Dunia ke-3 yang akan terjadi akibat percobaan nuklir.
Kalau tidak salah ingat, Perang Dunia tersebut akan meledak pada tahun 2015. Berarti sekitar 5 tahun lagi. Entah terjadi atau tidak, semuanya hanyalah informasi yang mana kita sendiri sebagai pembaca yang menanggapinya

Mengenai fakta tentang adanya Time-Traveler / Mesin waktu didunia ini, mungkin blogger-blogger sekalian coba perhatikan gambar dibawah ini.
Gambar ini diambil dari Forum, dimana gambar tersebut adalah sebuah momen saat AJANG PIALA DUNIA 1962 yang mana saat itu sebagai juaranya adalah BRAZIL :

Time Traveler

Semisal gambar diatas bukan photosop, atau editan orang iseng yang membuat sensasi. Bagaimana penjelasan mengenai orang yang ada dibagian paling bawah (arah jam 6), dimana saat tahun 1962, bagaimana ada teknologi canggih seperti Hp flip yang dia pegang

Saturday, June 26, 2010

There's Nothing Precious



Lagi-lagi mw ikutan Kontes yang dibuat ama pakDe, tema nya adalah The Amazing Picture




Gambar diatas Murni 100%, tanpa editan. Terserah mau percaya atau tidak, tapi gambar ini diambil saat tengah mendaki gunung merapi. sekitar 200 meter sebelum puncak garuda =)
Sebenar nya mau ku pajang foto saat ku lagi dipuncak garuda, tapi seperti nya hanya boleh memasukan 1 buah foto.

Padahal ada 3 buah foto Amazing Picture saat pendakian ke Puncak Garuda di Gunung Merapi, salah satu nya ini.

Saya baru tahu mengenai kontes ini dari salah satu kawan saya. Saya masih berani mengajukan diri, melihat dari deadline nya yang tanggal 30 Juni

Terima kasih atas perhatian nya yah pakDe

Friday, June 25, 2010

What's the Point

Cukup dengan keluhan keluhan dunia kerja, kali ini saya ingin menanyakan suatu hal.
Seorang manusia, pada umumnya akan bersekolah hingga jenjang yang paling tinggi. Mulai dari belajar berhitung atau membaca di TK, lalu ke tingkatan yang lebih Tinggi, SD, SMP, lalu memilih penjurusan di SMA / STM.

Jika dana mengijinkan, orang tua mereka akan berusaha memberikan pendidikan yang lebih tinggi lagi. Dimana solusi perkuliahan yang akan mereka ambil. Mengenai jurusan, bila orang tua juga berasal dari background dunia pendidikan, mereka pasti memilih jalur alternatif apa untuk mereka.

Namun, jika orang tua tidak memiliki background dunia pendidikan
?!Pilihan jalur perkuliahaan diserahkan sepenuhnya kepada kehendak sang anak.

Lalu, kembali lagi ke pertanyaan pertama. Apa tujuan dari orangtua menyekolahkan anak nya tinggi-tinggi seperti itu ?!
Menurut pengamatan saya, karena orang tua menaruh harapan besar pada sang anak. Dimana orang tua percaya, jika memiliki pendidikan yang tinggi. Otomatis kesempatan yang akan diperoleh didalam dunia kerja akan lebih besar.

But, that's just the Theory
Rata-rata setiap orang memiliki keyakinan seperti itu. Namun, pada kenyataan nya setiap mahasiswa yang tengah menyandang gelar Sarjana malah menjadi pengangguran. Seringkali mereka menaruh harapan terlalu besar, bahwa saat mereka menyandang gelar Sarjana mereka memiliki kesempatan didalam dunia karir lebih besar.

Jika anda tidak percaya dengan pendapat saya. Coba kita baca realita berikut :

Sebut saja ada 2 orang mahasiswa yang tengah bersahabat cukup lama, Andi dan Budi.
Mereka sama-sama mahasiswa pada suatu perguruan tinggi ternama di medan, mengambil S1 (8 semester).
Namun, Budi hanya berkuliah sampai semester 6 saja. Andi yang kebingungan tidak pernah melihat batang hidung Budi dikampus, akhirnya menanyakan kepada Budi apa yang tengah terjadi.

Andi : Bud, kenapa kamu tidak pernah datang kekampus lagi ?!
Budi : Aku ketemu pekerjaan yang pas dengan apa yang kita pelajari di kampus neh, kamu mau ikut bergabung ga ?!
Andi : Wah, boleh juga tuh, Kapan aku bisa bertemu dengan boss mu ?!
Budi : Bagaimana bila besok pagi ?!

Keesokan harinya, saat interview

Boss : Baiklha, kamu bisa mulai bekerja pada awal bulan ini.
Andi : Wah, terima kasih yah pak. Tapi, apa saya boleh meminta izin untuk bekerja setengah hari saja pak. Karena saat ini saya tengah berstatus sebagai seorang mahasiswa.
Boss : Kalau itu permintaanmu, sepertinya kami tidak bisa memenuhinya. Karena kami perusahaan yang sangat kompeten dalam menggembleng karyawan kami. Coba kamu putuskan, apakah kamu ingin berfokus pada perkuliahan mu, atau mencoba bekerja bersama kami ?!
Andi : Sepertinya jika pilihan nya seperti itu, saya tidak bisa pak. Terima kasih atas kesempatan yang bapak berikan, tapi mohon maaf saya tidak bisa terima pekerjaan itu pak.



Ilustrasi diatas adalah realita, dimana sekarang Budi menjadi seorang Sukses dengan penghasilan diatas rata-rata.

Padahal jelas itu kesempatan emas bagi Andi untuk bekerja sesuai dengan bakat yang dia miliki ditambah perusahaan besar yang tengah memiliki nama. Namun, mengapa Andi menolak nya ?!
Sepertinya bukan hanya Andi yang menolak ajakan seperti itu. Tapi, lebih dari 90% mahasiswa yang tengah berkuliah akan menolak ajakan itu. Padahal, jika kita lihat lagi, saat mahasiswa tengah lulus Kuliah, Mereka akan kebingungan mencari pekerjaan.
Tapi, saat kesempatan itu datang kepada mereka, mereka malah akan menolaknya.


Then, what's the point ?!

Even though it's Precious

Mengingat postingan terdahulu My Teacher is My Hero, dimana ada beberapa blogger yang meluangkan sedikit waktu nya untuk mengenang jasa guru-guru mereka. Dari beberapa comment tersebut, saya bisa mengambil sebuah kesimpulan. Bahwa kita semua ini pastilha bukan 'apa-apa' tanpa adanya jasa mereka. Meski beberapa dari kita menyadari bahwa beliau-beliau itu memiliki peran yang sangat penting, didalam kehidupan kita. Sepertinya, tidak sedikit yang mengucilkan keberadaan beliau-beliau ini

Walaupun saat ini saya berstatus sebagai guru, saya juga menyadari saya perlu belajar banyak dari guru-guru yang lain. Mengingat kekurangan yang saya miliki sangatlha banyak, baik dari segi tingkah laku maupun cara pengajaran.

Sedikithal yang membuat saya bingung adalah mengenai apa yang perlu saya lakukan
bila melihat siswa-siswa saya yang agak cuek dengan pelajaran saya. Jika, saya tegur mereka, mereka akan merasa sakit hati. Jika, saya diamkan mereka, mereka akan merasa bangga dengan tidak memperhatikan pelajaran saya + mengganggu jalannya pelajaran saya dengan berisik.

Mereka tidak tahu, feedback seperti apa yang dirasakan oleh seorang guru melihat murid-murid nya seperti itu.
Tahun ajaran baru pun akan mulai sebentar lagi, Saya pribadi berharap saya lebih bisa mengatur kelas saya. Sehingga proses kegiatan Belajar Mengajar bisa berjalan dengan baik.

Bagi setiap siswa yang pernah ditegur oleh gurunya. Harap pikirkan satu hal, dimana seorang guru adalah manusia yang waras 100%, jadi beliau pasti memiliki sebuah alasan untuk menegur kalian. Jangan pernah membenci mereka, tapi justru menghargai teguran mereka sebagai cambuk dimasa depan

Tuesday, June 22, 2010

My Teacher is My Hero as my Friends

Sebenarnya saya pernah post artikel ini sih. Tapi sudah sangat lama.
Poem yang berisi mengenai jasa-jasa guru ini tiba-tiba terlintas dibenak saya, dikarenakan ada salah seorang dosen dan rekan kerja saya (sesama guru) yang memberikan masukkan luar biasa kepada saya.

Jadi, saya meminta kepada kawan Blogger yang sedang BW ke sini, tolong renungkan sejenak / luangkanlha waktu kalian sejenak untuk mengingat jasa-jasa guru / dosen kalian terdahulu


Kiniku tersadar
banyak yang perlu dibayar
Ku salah mengira
Hadirmu didunia

Kukira kau bahagia
Karena kau tertawa
Senyum yang tak pernah lupa
Walau bagaimana dunia

Sering kami berulah
Merasa sang juara
Kusadar kau marah
Karena kau tak bicara

Dirimu bagai hampir layu
Tak ada seorangpun tahu
ternyata batinmu terkoyak
Namun, tak mampu berteriak

Pelan-pelan kau mencoba
Lemah lembut kau bicara
Bukan karena ingin mengalah
Namun, batin terlalu lemah

Bersama kami didunia pendidikan
Membimbing kami mengemban
segala ilmu yang ada
Kami yang bodoh tak menerima

Sadarpun tiada guna
karena kami tengah dewasa
Masa masa itu terbuang
Takkan mungkin terulang

Created By : NoRLaNd

Monday, June 21, 2010

I've Just put Facebook's Widget

Baru-baru ini, saya mencoba untuk meletakkan 2 buah widget pada Blogspot saya. Satu buah adalah tombol Like untuk masing-masing artikel. Widget yang satu lagi adalah Facebook Social Plugins, widget tersebut menunjukan berapa orang yang menyukai Blogspot ini.

Tapi, sebenarnya semua itu hanya sebatas iseng-iseng untuk mempercantik Memperjelek tampilan blog saya.

Sepertinya blog ini terasa menjadi sedikit Penuh yah.. Bila ada wasit Piala Dunia di sini, mungkin sudah diberikan kartu , atau bahkan malah kartu merah

Mohon maaf bagi para blogger yang BW ke sini, dan melihat template maupun tampilan blog ini agak sedikit merusak mata