Ternyata aktivitas harian gw, disaat liburan ini. Tidak lain, dan tidaklah bukan hanyalah bermain dota

. Ingin seh mencari aktivitas lainnya, tapi
kind of worthless activity.
Hari Minggu ini, dimana bertepatan dengan Lebaran. Gw berencana untuk jalan-jalan ke salah satu plaza yang berada di medan, yaitu
Plaza Millenium. Kalau di Jakarta, ini ibaratnya ITC Roxy Mas.
Then, ngapain gw datang ke sini?!

Tujuan gw, bukanlah untuk mencari / mengganti hp. Gw tetap

mencintai hp gw yang sekarang
Nokia 6630. Karena
dia telah berumur 4 tahun lebih

.
Jadi, apa tujuan gw datang ke
Plaza Millenium?! FYI, gw yang bodoh dan tidak suka mengingat jalan. Alhasil, gw meminta 2 orang kawan gw untuk menemani gw ke
Plaza Millenium. Tanpa memberitahukan mereka, gw mengajak mereka untuk menemani gw. Sesampai disana,
gw memberitahukan mereka. Mengapa gw ingin ke
Plaza Millenium, walau baru jam 9 pagi.

Sesuai dengan prediksi gw, mereka berdua kaget dan tidak setuju dengan apa yang ingin gw lakukan.

gw diajak oleh salah satu teman kerja gw,
Siuco Telaumbanua. Untuk menghadiri suatu ibadah rutin di gereja yang letaknya hanya dsebelahan dengan
Plaza Millenium.
Dikarenakan gw yang merasa tidak enak dengan 2 orang kawan gw ini. Akhirnya memutuskan untuk mengalah dan beranjak pulang tanpa menghadiri ibadah tersebut. Hal yang membuat gw yakin adalah, waktu yang telah menunjukan pukul 10.06. Ibadah dimulai pukul 09.30, gw yang tergolong
newbie, mulai berpikir kalau gw memaksa masuk kedalam acara, sepertinya kurang etis. Orang baru datang telat lagi.

Sebelum gw beranjak pulang, tidak lupa gw berpamitan dengan
Siuco Telaumbanua. Namun, sepertinya niat gw tidak kesampaian. Karena hp
nya ternyata telah dimatikan, untuk menghindari kebisingan selama ibadah berlangsung

. Dengan berat hati, gw pun meninggalkan tempat tersebut.
Padahal ibadah hanya berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Namun, sepertinya teman-teman gw lebih memilih ke
Sun Plaza. Kamipun langsung
membanting stang, menuju
Sun Plaza. Apalah mau dikata, ternyata dengan sangat ajaib binti tidak masuk akal Mall paling besar di Medan tersebut
ditutup.

Padahal kalau dipikir-pikir mana mungkin sebuah Mall besar bisa tutup?!
But, who cares. Kamipun langsung beranjak pulang, kembali ke salah satu Kost kawan gw. Seharusnya gw menghabiskan 2 jam untuk
Praise
the Lord, malah berakhir menjadi bermalas-malasan diatas
Kapuk.
Another wasting Time